Contoh Karangan Argumentasi Tentang Lingkungan – Karangan alasan merupakan karangan yang memuat usulan perihal suatu pemikiran dan bermaksud untuk mempengaruhi pembaca. Melalui karangan alasan ini, penulis berharap biar pembaca mempunyai acuan pikir yang sama dengan penulis. Pada umumnya, teladan karangan alasan yakni alasannya adalah-akibat atau balasan-alasannya. Untuk lebih menambah pemahaman ihwal karangan argumentasi, berikut disuguhkan beberapa pola karangan alasan. Secara khusus karangan berikut yakni karangan argumentasi wacana lingkungan. 1. Daur Ulang Berjuta Manfaat Dewasa ini banyak pencetus yang mulai menggalakkan aktivitas daur ulang. Kegiatan daur ulang ini dimulai dengan memilah-milah jenis-jenis sampah. Daur ulang sendiri merupakan proses pembuatan bahan bekas menjadi materi gres atau bahan yang masih bisa dipakai. Proses daur ulang mempunyai banyak manfaat bagi penduduk dan lingkungan. Berikut yaitu beberapa faedah yang dapat ditimbulkan dari proses daur ulang. Daur ulang akan menghemat energi. Melalui proses daur ulang, bahan baku yang digunakan untuk buatan adalah produk dari daur ulang. Padahal umumnya materi yang dipakai yaitu materi baku baru. Jika memakai bahan baku baru, maka energi yang dipakai dalam proses buatan akan lebih tinggi. Berbeda jikalau memakai bahan baku daur ulang. Energi yang dibutuhkan untuk memproduksi dan mengangkut bahan baku akan lebih minim. Manfaat daur ulang yang kedua adalah meminimalkan polusi. Manfaat ini diperoleh dari banyak sedikitnya energi yang dipakai untuk buatan industri. Jika energi yang dipakai makin kecil, maka emisi gas rumah beling yang dihasilkan juga akan kian kecil. Hal ini akan sungguh berpengaruh terhadap pencegahan pemanasan global. Daur ulang berfaedah dalam meminimalisir sumber daya alam. Pernahkah Anda membayangkan bahwa kertas yang dipakai sekarang sebagian besar adalah kertas bekas yang didaur ulang? Jika lebih banyak kertas bekas didaur ulang menjadi kertas gres yang mampu digunakan, maka akan kian sedikit pohon yang mesti ditebang. Seperti yang kita tahu bahwa setiap ada buatan kertas gres maka itu berarti ada jutaan pohon yang ditebang. Dengan cara daur ulang ini, sumber daya alam dapat lebih dijaga dan dilestarikan. Daur ulang memiliki faedah hemat. Hal ini berkaitan dengan biaya yang digunakan dalam proses bikinan. Proses buatan dengan bahan baku gres membutuhkan ongkos besar. Biaya ini mencakup biaya pemerolehan materi baku, pengangkutan bahan baku, pengolahan sampai pada proses manufaktur. Proses daur ulang akan sungguh mengurangi banyak biaya. Daur ulang dapat diaplikasikan pada banyak sekali macam material. Oleh alasannya adalah itu, membudayakan kegaitan daur ulang material yang masih mampu dipakai akan memperlihatkan banyak faedah bagi lingkungan. 2. Ancaman Pemanasan Global Pemanasan global menjadi isu hangat nyaris di seluruh belahan dunia. Setiap negara sedang berusaha mencari solusi alternatif untuk dapat menghemat kenaikan pemanasan global. Pemanasan global terjadi alasannya adalah beberapa aspek kesalahan dari manusia itu sendiri. Efek rumah kaca memiliki tugas yang besar dalam terjadinya pemanasan global. Fenomena ini ialah perumpamaan untuk proses atmosfer menghangatkan planet. Panas yang terkumpul dari bumi terperangkap oleh gas-gas di atmosfer. Hal ini mengakibatkan panas tersebut dipantulkan kembali ke permukaan bumi, bukan diteruskan ke luar angkasa. Efek rumah beling yang berlebihan akan mengganggu iklim. Faktor terbesar lainnya adalah polusi kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor sebagian besar berbahan bakar bensin. Hal ini menyebabkan adanya gas pembuangan berbentukgas karbondioksida yang berlebihan. Gas ini sangat berperan dalam terperangkapnya panas yang seharunya keluar angkasa. Semakin banyak gas karbondioksida yang ada di bumi maka pemanasan global akan kian mengancam. Pemanasan global juga terjadi sebab salah satu kesalahan pola hidup, adalah boros listrik. Penghematan energi listrik bukan cuma ditujukan untuk mengurangi biaya, akan tetapi juga untuk mencegah pemanasan global. Kaitan antara listrik dan pemanasan global adalah penggunaan materi bakar fosil untuk menghidupkan listrik. Batu bara menjadi sumber listrik terbanyak di dunia. Akan namun bubuk dan polusi yang ditimbulkan oleh batu bara ini sangatlah besar. Hal ini alasannya hanya sepertiga dari kerikil bara yang digunakan saja yang mampu menciptakan energi. Pengurangan pemanasan global haruslah menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakatbumi. Oleh sebab itu, akan lebih baik jikalau setiap orang di bumi memikirkan dan mengaplikasikan penyelesaian alternatif dalam meminimalisir pemanasan global. 3. Ruang Terbuka Hijau Ruang terbuka hijau (RTH) menjadi idaman sebagian besar penduduk dari setiap daerah. RTH sendiri ialah suatu area atau kawasan yang penggunaannya bersifat terbuka dan banyak tanaman, baik secara alamiah atau diatur oleh pihak tertentu. Masyarakat akan lebih terbantu dengan adanya RTH di setiap kawasan. Faktor pertama RTH menjadi idaman masyarakat adalah selaku daerah bersilaturahmi dan rekreasi. Dengan adanya RTH di setiap kawasan, penduduk mempunyai lahan khusus untuk mampu bermain dan menghirup udara segar di luar rumah. Melalui daerah ini pula setiap masyarakat mampu bersilaturahmi satu sama lain. RTH juga berfungsi sebagai kawasan ekologi atau selaku “paru-paru” kota. Aneka tumbuhan dan flora hijau akan semakin menambah oksigen dan menyerap kadar karbondioksida. Dengan begitu situasi sejuk dan teduh akan terasa di tempat ini. Terserapnya gas karbondioksida melalui aneka tumbuhan hijau di daerah ini dapat meminimalisir pengaruh pemanasan global. Bukan cuma sebagai tempat hiburan, akan namun RTH juga berperan dalam fungsi pendidikan. Kawasan ini dapat dijadikan sebagai ruang kawasan satwa dan tanaman. RTH juga dapat digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai sosial dalam bermasyarakat dan dalam mempertahankan kelestarian lingkungan. Jika dilihat dari fungsinya terhadap lingkungan, RTH mempunyai peranan yang cukup besar. RTH berfungsi sebagai area resapan air, menangkap dan menyimpan air. Adanya kawasan RTH juga mampu mempertahankan keseimbangan tanah sehingga dapat menjamin kesuburan tanah. Sekian pembahasan perihal contoh karangan argumentasi dengan aneka macam topik lingkungan. Semoga contoh karangan yang diberikan pada potensi kali ini makin menambah pemahaman Anda tentang karangan argumentasi. Untuk menguji pengertian Anda, silakan berlatih untuk menciptakan karangan argumentasi sesuai pemikiran Anda. Nantikan postingan bahasa Indonesia dengan bahan pembahasan yang lain. Terima kasih. Sumber https://e-the-l.blogspot.com
Minggu, 04 Oktober 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon